Last Badminton sebelum Ramadhan dan Buka Puasa euy….

 

Last Badminton sebelum Ramadhan dan Buka Puasa euy….
by Supriadi (TOA-nya IATMI-KL)

Bapak2x, Ibu2x, Mas2x dan Mbak2x sekalean….
Hari Sabtu pagi (23 Sept 2006) kemarin barangkali hari yang paling ‘heboh’ di lapangan badminton Kg Warisan. Pagi itu saya dan Pak Ketua menyangka hanya akan memakai satu lapangan saja, karena biasanya yang datang sekitar 6-8 orang saja. Ternyata yang datang sampai 15 orang. Bener2x kejutan buat Pak Ketua dan saya juga. Kejutan yg menyenangkan tentunya…

Meskipun yg datang nggak semuanya main badminton, namun celetuk-celetukan yang mereka lakukan dipinggir lapangan memang betul2x ‘menganggu’ konsentrasi saya khususnya…. Akhirnya pertama kali saya dan Pak Fauzi harus mengakui keunggulan pasangan Pak Trigunadi/Mas Bevi dg skor 17-18. Sudah bisa bayangkan betapa sumringahnya wajah Om Danu yg memang senang liat saya dan Pak Fauzi kalah, hehehe…Terima kasih juga kepada Pak Trigunadi yang sudah mengajarkan saya menjadi ‘pria terhebat’, hehehe…
Hari itu juga kita kedatangan dua tamu istimewa, yang satu dari Jakarta, Om Shofiyuddin yang menyengajakan datang ke Kg Warisan utk bersilaturahmi (dan dismesh) hahaha…serta Om Gunawan Taslim, yang datang dgn style seperti pelatih badminton Indonesia. Mau tahu ucapan Om Morry ketemu Om Gunawan? Om Gunawan orang Manado, ya? hahaha…..It was fun!

Pak Rias juga datang tapi sudah berpakaian lengkap mo pergi belanja barang2x utk buka puasa….yang jelas parfum-nya itu memang wangi banget, hahaha…
Tidak lupa juga , Om Rovicky yang selalu datang dan kali ini doi nggak bawa raket, tapi bawa kameranya (yang berat itu) serta jepret2x teman2x yg sdg ‘off guard’
Acara badminton Kg Warisan itu diakhiri dgn bersalaman dan mohon maaf lahir dan batin atas semua kekhilafan yang pernah kita lakukan. Kekhilafan itu mungkin berupa: nggak sengaja nyemesh teman sendiri, ngeledekin Om Danu, celetukan Pujiyono dst-dst. Insya Allah, mulai 1st Ramadhan semua sudah reset, 0-0. Amin.

Mengenai acara buka puasa bersama IATMI-KL, saya sempat ngobrol2x ama Mas Bevi, beliau menyatakan sudah ada yang mendaftar. Jadi kepada teman-teman semua, jangan zhalimi koordinator2x setiap tempat dengan terlambat mendaftar atau kudu nunggu tgl 27 Sept. Ingat lho, tidak ada batas antara orang yang dizhalimi dgn Allah, do’anya makbul !
Saya yakin doa para koordinator itu adalah semakin banyak yg mendaftar itu akan semakin bagus untuk kita semua, untuk silaturahmi kita, bener ‘kan?
Nah tunggu apa lagi?
Salam,
Supriadi






Leave a Comment